Yang paling sering terjadi yakni di daerah Blora, Jawa Tengah. Pada 2012 lalu, warga dihebohkan oleh bus Pahala Kencana tujuan Jakarta-Madura yang tiba-tiba berada di hutan jati Gadogan, Desa Kedungbacin, Kecamatan Todanan, Kabupaten Blora.
Kemudian yang baru-baru saja terjadi yakni jalan setapak Desa Kemiri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora. Sebuah mobil Toyota Kijang warna biru pelat nomor K 9085 CE terjebak di lokasi tersebut.
Warga bertanya-tanya sebab secara logika jalur tersebut tidak dapat dilalui oleh mobil. Selain Blora, masih ada wilayah lainnya di Pulau Jawa sebagai lokasi tersesatnya kendaraan yang membuat gempar. Berikut ulasannya:
1. Blora
Daerah ini memang terkenal sebagai tempat tersesatnya kendaraan, mulai dari bus hingga mobil. Yang terbaru terjadi pada Minggu (21/5) kemarin. Mobil Toyota Kijang berwarna biru dengan pelat nomor K 9085 CE ditemukan warga di jalan setapak Desa Kemiri, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora.
Salah seorang warga Desa Kemiri, Kasno mengatakan warga setempat justru tidak menyangka jalan setapak dengan lebar 2 meter tersebut bisa dilewati mobil. Padahal, sisi kanan dan kiri jalan dipenuhi dengan pepohonan. Bila ada mobil melewati jalan itu bisa dipastikan bodi mobil akan lecet-lecet.
Menurut warga sekitar, lokasi tersebut memang seringkali terjadi fenomena aneh di luar nalar. Warga seringkali mengaitkan kejadian terjebaknya mobil tersebut akibat ulah jahil 'makhluk halus' yang berada di lokasi tersebut.
Foto: Arif Syaefudin/detikcom
|
"Keempat penumpang yang semuanya laki-laki itu kemudian turun, tapi semuanya belum bayar. Sopir kemudian menunggu di depan rumah kakek keempat penumpang tersebut hingga terdengar suara adzan subuh," kata Kapolsek Jepon, AKP Joko Priyono.
Usai mendengar adzan subuh, sang sopir baru tersadar, bila dirinya sedang berada di sebuah tempat yang sempit dengan posisi mobil hampir terperosok jurang. Rumah yang semula dikira rumah kakek dari keempat penumpang itu ternyata hanya pohon mangga yang cukup besar berada di depan mobil.
2. Sumedang
Sebuah mobil tiba-tiba berada di tengah hutan Blok Tamiang Lega, Desa Keredok, Kecamatan Jatigede, Sumedang. Padahal wilayah yang berada di bawah bendungan Jatigede tidak bisa dilalui mobil.
Sopir mobil tersebut, Mochamad Solikhyanto mengatakan dirinya bersama tiga orang penumpang lainnya berangkat Bandung menuju Majalengka. Begitu sampai di Sumedang, dia mencari jalan alternatif menggunakan GPS.
Dari petunjuk GPS mereka diarahkan ke jalan Sumedang-Situraja-Wado. Mobil kemudian berbelok ke arah kiri pertigaan Warungketan Situraja menuju Desa Pajagan. Di jalan tersebut, mobil bukannya belok masuk ke jalan proyek Jatigede malah tetap lurus.
Semula mobil berjalan dengan lancar namun begitu masuk ke tengah hutan tidak bisa bergerak. Alhasil mobil dievakuasi menggunakan jip berpenggerak empat roda dengan dibantu warga, TNI dan polisi.
3. Jakarta
Sebuah taksi masuk ke gang sempit dekat TPU Karet Bivak Jakarta dan menjadi bahan perbincangan. Peristiwa itu sempat heboh pada 2007 lalu. Dari penuturan sang sopir taksi, dirinya mengangkut tiga orang penumpang yang semuanya merupakan perempuan.
Mereka mengarahkan taksi ke TPU Karet Bivak. Saat berada di dalam taksi, ketiganya hanya mengarahkan sopir agar ke tempat tujuan. Tidak ada obrolan dan suasana begitu sepi
Sopir tersebut mengatakan dirinya melewati jalan dengan aspal yang bagus dan perumahan mewah. Dia tidak menyadari bahwa mobil yang dikendarai masuk ke sebuah gang sempit. Saat menengok ke belakang bangku penumpang, dia kaget dan pingsan.
Begitu bangun, sopir itu tersadar bahwa mobil yang dikendarainya berada di sebuah gang sempit yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan.
Kisah taksi tersebut hingga saat ini masih misterius dan banyak yang bertanya tentang kebenarannya.

Foto: Arif Syaefudin/detikcom
Tidak ada komentar:
Posting Komentar