Jakarta - Memasuki bulan Ramadan, pihak kepolisian mengantisipasi sejumlah kerawanan gangguan keamanan. Polresta Depok menggelar patroli skala besar setiap malam di bulan Ramadan.
"Patroli skala besar kita lakukan untuk menciptakan situasi yang kondusif selama ramadan," ujar Kapolresta Depok Kombes Herry Heryawan kepada wartawan, Minggu (28/5/2017).
Herry mengatakan, patroli skala besar ini digelar di titik-titik rawan mulai pukul 00.00 WIB sampai menjelang waktu sahur. Sebab, jam-jam tersebut dinilai rawan gangguan kamtibmas.
"Kerawanan yang timbul para jam-jam tersebut biasanya seperti geng motor, tawuran dan kejahatan jalanan lainnya. Untuk itu kami akan mengoptimalkan patroli skala besar untuk mengantisipasinya," jelas Herry.
Patroli skala besar melibatkan 415 personel terdiri dari tim insidentil, tim Jaguar, perwakilan Polsek wilayah hukum Polresta Depok, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan. Sebelum melaksanakan patroli, Kapolres memimpin apel.
Dalam kesempatan tersebut, Kombes Herry menyampaikan apresiasi kepada tim Jaguar yang membubarkan massa ormas yang melakukan aksi sweeping. Herry menegaskan, ormas tidak boleh melakukan sweeping.
"Serahkan kepada aparat polisi, jangan bertindak main hakim sendiri," tegas mantan Wakil Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya itu.
Dalam apel tersebut, Herry juga menyampaikan kepada jajaran untuk mengantisipasi kerawanan seperti Sahur on The Road (SOTR), tawuran, geng motoe, sweeping ormas hingga melakukan razia terhadap kendaraan bermotor untuk mengantisipasi kepemilikan senjata api, senjata tajam, bahan peledak dan narkotika hingga kepemilikan kendaraan bermotor yang tidak dilengkapi surat-surat kendaraan untuk mencegah aksi curanmor.
Herry juga mengimbau jajaran untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi terorisme. "Tingkatkan kewaspadaan aksi terorisme dengan memperketat penjagaan di kantor-kantor polisi," imbuhnya.
Adapun, lokasi sasaran razia dititik beratkan di beberapa lokasi rawan, seperti di Jl Margonda Raya, Jalan Dewi Sartika, kawasan Grand Depok City (GD ), Jalan M Yasin, Jalan RA Kartini, Jalan Ir H Juanda, dan Jalan Raya Jakarta-Bogor.
"Lokasi-lokasi perbatasan Depok-Jakarta Timur, Jaksel dan Bogor juga akan kita sisir," tandasnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar