Rabu, 03 Mei 2017

Cerita Leader Jupiter Beraksi di Atas Wilayah Terlarang di Yogya

Yogyakarta - Tak semua tempat di Yogyakarta boleh menjadi lokasi penerbangan. Candi Prambanan merupakan satu lokasi terlarang, tapi pada akhir April lalu tim Jupiter Aerobatic Team (JAT).

Ada satu lokasi terlarang bagi penerbangan di Yogyakarta. Namun akhir akhir bulan lalu, Jupiter Aerobatic Team (JAT) berhasil beraksi di atas wilayah itu memukau ribuan penonton.

"Baru kali ini kami beraksi di Yogyakarta dan dapat kesempatan di tempat-tempatnya sangat spesial. Salah satunya di atas Prambanan dan Borobudur yang sebetulnya tidak boleh ada penerbangan di atasnya," kata Leader JAT Letkol Pnb Kisha saat berbincang dengan detikcom di Shelter Jupiter, Lanud Adisutjipto, Sleman, Rabu (3/5/2017).

Kisha menjelaskan, Prambanan dan Borobudur di Magelang merupakan lokasi terlarang bagi penerbangan karena keduanya merupakan warisan budaya yang sangat dijaga kelestariannya.

"Akhirnya kita bisa menjadikan pesawat kita dan Prambanan (dan Borobudur) dalam satu frame, istimewa sekali," imbuhnya.

Leader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb KishaLeader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb Kisha Foto: Leader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb Kisha. (Dok Pribadi)

Leader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb KishaLeader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb Kisha Foto: Leader Tim Jupiter TNI AU, Letkol Pnb Kisha. (Dok Pribadi)
Aksi yang dimaksud Kisha adalah saat acara Jogja International Air Show (JIAS) 2017 pada akhir bulan April lalu. Pada ajang itu, JAT diperkenankan beratraksi di atas Candi Prambanan dan Borobudur setelah mendapat izin dari Pemkab Sleman.

Tak hanya di atas Candi Prambanan dan Candi Borobudur, JAT juga bermanuver di atas Keraton Yogyakarta. Beberapa foto menunjukkan aksi JAT berlatarkan Keraton, Alun-alun dan Jalan Malioboro yang merupakan ikon dari Kota Yogyakarta.

"Kita terbang di atas Keraton Yogyakarta, tempat yang sangat istimewa di Yogya jadi sangat berkesan," kata Kisha. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar