Selasa, 02 Mei 2017

Pemprov Realisasikan Bandara Kepulauan Seribu, Ahok: Itu Saran BPK

Jakarta - Pemprov DKI Jakarta segera merealisasikan pembangunan bandara di Kepulauan Seribu. Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan pembangunan itu merupakan usulan dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

"Itu ada saran dari BPK. Itu kan sudah pernah ngabisin duit Rp 80 miliar lebih di situ (bandara Kepulauan Seribu). Nah kenapa nggak diterusin," kata Ahok di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (2/5/2017).

Karena itu, Ahok akan membuat lelang untuk proyek bandara tersebut. Dia menawarkan pihak swasta yang ingin membangun resort di Kepulauan Seribu, maka diharuskan terlibat dalam pembangunan bandara. Dengan begitu, Pemprov DKI tak perlu keluar uang untuk proyek tersebut.

"Saya bilang, kalau begitu dilelang saja, beauty contest. Siapa yang mau resort di sana, wajib bikin bandara. Kan nggak usah keluar duit (Pemprov DKI)," ujar Ahok.

"Siapa tahu ada pengusaha pengen bikin resort mewah, yang datang bawa helikopter sendiri, bawa pesawat sendiri, kan boleh kan," lanjutnya.

Ahok juga menyangkal bila dirinya harus mengubah aturan untuk kepentingan pembuatan bandara. Padahal Ahok selalu menyebut tanah di Kepulauan Seribu hanya boleh dijual dan dimiliki oleh masyarakat setempat saja.

"Enggak, kalau itu yang masyarakat kalau nguruk itu cuma boleh jual ke penduduk Kepulauan Seribu. Tapi kalau untuk investasi beda," kata Ahok

Tidak ada komentar:

Posting Komentar