Jakarta - Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said menggagas sebuah kegiatan untuk menyongsong satu abad usia bangsa Indonesia. Kegiatan ini dibuat dalam bentuk seminar dan Lokakarya Nasional dengan tema Kedaulatan Indonesia: Menyongsong Seabad Kemerdekaan Cita-cita, Kenyataan dan Langkah ke Depan.
Seminar akan digelar di Gadjah Mada University Club (UC) UGM pada Sabtu (29/4/2017) besok. Melalui seminar ini, Sudirman ingin mengingatkan kepada semua elite dan masyarakat untuk merefleksi tujuan bangsa Indonesia yang saat ini sudah berusia 71 tahun. Selain itu juga untuk menentukan langkah yang akan diambil 30 tahun ke depan.
"Yang paling mendasar kita ingin mengingatkan kembali bahwa ketika negara dibentuk negara ini punya tujuan mulia. setelah 71 tahun merdeka ini mungkin waktunya mereview kembali tujuan itu dan menata diri apa yang harus dilakukan 30 tahun ke depan," kata Sudirman saat berbincang dengan detikcom, Jumat (28/4/2017).
Sudirman mengatakan bahwa seminar ini digagas karena berangkat dari keprihatinan dia dan teman-temannya yang tergabung dalam Ikatan Harkat Negeri (IHN). Mereka prihatin atas kondisi bangsa saat ini di mana seluruh kekuatan, pikiran habis untuk memikirkan masalah jangka pendek.
"Kami prihatin seluruh kekuatan, pikiran habis untuk memikirkan masalah jangka pendek. Padahal bangsa ini tidak dibangun untuk satu periode tapi untuk selamanya," kata dia.
Seminar juga akan membahas soal terancamnya kedaulatan negara saat ini karena enam hal. Yakni: kesenjangan ekonomi, retaknya kohesi sosial, korupsi struktural yang makin menggejala dan melibatkan elite politik, penegakan hukum, politik yang makin merusak diri sendiri dan tekanan global.
"Enam aspek ini mulai mencemaskan, bisa mengancam kedaulatan. Dan semuanya bisa diselesaikan ketika negara hadir," papar Sudirman.
"Negara hadir memberikan regulasi, fasilitasi atau patokan-patokan agar kesenjangan antara di kaya dan miskin tidak makin melebar," tambah Sudirman.
Rencananya seminar menyongsong seabad Kemerdekaan RI yang digagas Sudirman dan IHN akan menghadirkan sejumlah narasumber. Mereka adalah; Mochtar Pabottingi, Faisal H. Basri dan Prof. Dr. Ni'matul Huda. Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir akan menjadi pembicara kunci.
Seminar juga mengundang 17 perguruan tinggi Se-Indonesia bekerjasama dengan 15 lembaga dari Yogyakarta maupun nasional. Harapannya setelah mereka berkumpul di sini ketika kembali ke asalnya mereka juga memfasilitasi seminar dengan tema sejenis," kata dia.
Mengapa reflesi se-abad Indonesia digelar sekarang saat kemerdekaan baru berusia 71 tahun?
"Kita melihatnya bukan hari kemerdekaan. Ini menyongsong se-abad kemerdekaan. Bagaimana kita mewawas 71 tahun yang lalu untuk menyongsong 30 tahun ke depan," jawab Sudirman.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar