Kamis, 27 April 2017

Tinggal di Rumsong Dekat Sekolah, Empat Anak Ini Putus Sekolah

Cirebon - Seorang ibu anak enam di Kabupaten Cirebon terpaksa hidup di sebuah rumah kosong (rumsong) yang berada tak jauh dari SDN 1 Bayalangu Kidul, Jalan Teuku Umar, Desa Bayalangu Kidul, Kecamatan Gegesik.

Mirisnya lagi, empat dari enam anak itu kini tak lagi sekolah dan sehari-hari hanya berdiam di rumah tanpa aktivitas. Sementara sang ibu bernama Siti Rahayu (46) hanya bisa mengandalkan belas kasihan dari tetangga dan keluarganya.

"Suami saya meninggal tahun 2013 lalu. Dulunya suami kerja jadi tukang becak," ujar Siti kepada detikcom saat ditemui di rumahnya, Kamis (27/4/2017).

Siti mengungkapkan, awalnya dia dan sang suami, Supanta, tinggal di rumah kakak ipar yang masih tak jauh dari tempatnya saat ini. Sekitar 12 tahun silam, rumah kakak iparnya tersebut akan direnovasi sehingga mereka harus pindah.

Setelah sempat terkatung-katung, akhirnya Siti yang kala itu masih memiliki tiga orang anak mendapat bantuan dari warga sekitar. Dia sekeluarga diperkenankan untuk menempati sebuah rumah kosong yang kini ditempatinya.

"Dulu belum seperti ini (kondisi rumah). Masih benar-benar kosong, terus sekolahan juga masih bangunan biasa. Terus masih rimbun tumbuhan liar. Nah saya bantu-bantu beresin," tuturnya.

Tinggal di Rumsong Dekat Sekolah, Empat Anak Ini Putus SekolahFoto: Tri Ispranoto


Selama tinggal di rumah tersebut Siti dan sang suami kembali memiliki tiga orang anak. Dan pada tahun 2013 lalu sang suami menghadap ilahi karena sakit di bagian perutnya. Sejak saat itu kontak Siti tak lagi mendapat penghasilan dari hasil membecak sang suami.

Siti mengaku selama suaminya meninggal dunia, dia hanya bekerja serabutan paruh waktu. Pasalnya dia mengaku belum tega meninggalkan anak-anaknya yang masih kecil di rumah terlebih mereka tidak sekolah.

"Anak yang pertama sudah kerja di bengkel, yang kedua sekolah smp. Sisanya yang nomor tiga sampai enam tidak sekolah. Sebenarnya yang nomor tiga dulu sekolah sampai kelas empat tapi keluar karena berantem sama temannya," katanya.

Sebagai orang tua tunggal, Siti tak mau memaksa anaknya untuk melanjutkan sekolah terkecuali ada kemauan sendiri. "Tapi insyaallah tahun ajaran depan saya mau sekolahkan semuanya. Minimal mereka punya ijazah," ucapnya.

Dari pantauan detikcom, Siti tinggal di sebuah rumah kosong seluas kurang lebih 15 m2 bersama keenam anaknya yang berumur 16 hingga 6 tahun. Di dalam rumah terdapat sebuah kasur lusuh di bagian depan dan dua lainnya berada di bagian dalam.

Terdapat sebuah tv tabung merek cina berukuran 14 inch yang tersimpan di ruang depan. Tv tersebut adalah satu-satunya barang elektronik yang berada di dalam rumah. Sumber listrik sendiri berasal dari kabel memanjang dan tersambung ke rumah seorang dermawan yang memberinya secara cuma-cuma.

Tak ada dapur di dalam rumah, hanya ada sebuah tumpukan bata dan sisa-sisa kayu bakar yang biasa digunakan untuk memasak. Bahkan untuk mencari air bersih, Siti setiap hari harus berjalan sejauh 200 meter untuk mengambilnya di sumur milik warga.

Untuk makan dan kebutuhan sehari-hari keluarga tersebut hanya mengharap dari belas kasihan tetangga dan dermawan. "Alhamdullilah ada saja orang atau tetangga yang datang. Kasih santunan buat anak-anak saya yang yatim," tukas Siti.

Tinggal di Rumsong Dekat Sekolah, Empat Anak Ini Putus SekolahFoto: Tri Ispranoto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar