Jumat, 28 April 2017

Warga Membludak di Balai Kota, Djarot: Saya Nggak Terganggu

Jakarta - Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat tidak merasa terganggu dengan membludaknya jumlah kunjungan warga yang datang ke balai kota hari ini. Menurutnya, menerima permintaan foto dari ratusan warga tiap hari termasuk bagian dari melayani warga sehingga tidak mungkin ditolak.

"Kalau untuk melayani warga itu ya bagi kita bukan gangguan. Masa warga datang kita usir? Masa suruh pulang? Tetapi kemarin itu mereka cukup tertib kok artinya mereka tidak masuk ke dalam ruangan," kata Djarot di Masjid Raya KH Hasyim Asy'ari, Jakarta Barat, Jumat (28/3/2017).

"Nggak ganggu kok. Saya nggak terganggu kok. Dia (warga) nggak pernah masuk di dalam kantor," imbuhnya.

Djarot menilai warga cukup kooperatif dan tidak berlaku berlebihan selama meminta foto bersama. Djarot tetap bisa bekerja dengan normal karena warga menyapa dan meminta foto di waktu-waktu luangnya.

"Itulah sebetulnya, menurut saya sih, kita itu pelayan warga. Kita harus selalu dekat dengan rakyat," ucapnya seraya tersenyum.

Djarot tidak keberatan apabila ribuan warga berbondong-bondong datang ke balai kota hanya untuk meminta foto. Karena tidak mungkin menghentikan warga yang ingin datang, apalagi balai kota sudah melekat dengan warga Jakarta.

"Kalau misalkan cara hentikannya bagaimana? Setop nggak boleh, balai kota steril, masa begitu? Kita inginnya setop, tapi kalau mereka datang terus bagaimana?" ujarnya.

Djarot tidak mempermasalahkan apabila warga terus berdatangan dengan jumlah banyak hingga minggu depan. "Sabtu-Minggu itu wisata balai kota, libur kan. Senin (besok) libur juga. Foto-foto di situ bagus kan," tutupnya. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar