Ledakan bom menghantam konvoi koalisi NATO sekitar Rabu pagi di salah satu wilayah paling sibuk di Kabul. Hingga kini, belum ada laporan apakah insiden itu melukai tentara asing yang tergabung dalam pasukan misi tersebut.
Menurut aparat keamanan, ledakan tersebut turut menghancurkan sejumlah kendaraan sipil di sekitar tempat kejadian.
Sementara kendaraan lapis baja MRAP yang digunakan pasukan koalisi hanya mengalami kerusakan relatif kecil.
Saksi mata mengatakan, jejak-jejak darah beserta pakaian bisa terlihat di lokasi kejadian.
Diberitakan Reuters, serangan ini terjadi menyusul ancaman kelompok Taliban mengincar pasukan asing dalam serangan musim semi yang telah diluncurkan mereka sejak pekan lalu.
Hingga berita ini diturunkan, baik pihak kedutaan AS maupun pasukan misi Resolute Support NATO belum menanggapi insiden ini.
Lihat juga:Taliban Umumkan 'Serangan Musim Semi' |

Tidak ada komentar:
Posting Komentar