Jakarta - Imam besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Syihab dan Firza Husein tidak menghadiri pemeriksaan polisi terkait kasus pornografi 'baladacintarizieq'. Rizieq dan istrinya serta Firza, Kak Emma alias Fatimah dan Muchsin Alatas akan diperiksa lagi setelah hari buruh.
"Kemarin beberapa saksi kita panggil tapi alasannya ga jelas, sakit ya. Nanti akan kita panggil lagi," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Mochammad Iriawan kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Rabu (26/4/2017).
Kapolda menyampaikan, pihaknya menjadwal ulang panggilan kedua setelah hari buruh. Karena pada 1 Mei polisi harus fokus mengamankan massa buruh yang kemungkinan akan melakukan aksi peringatan hari buruh sedunia.
"Mungkin Setelah 1 Mei, karena kita harus fokus hari buruh. Artinya tanggal 2 atau 3 kita panggil," ungkapnya.
Selain Rizieq dan Firza, polisi juga memanggil istri Rizieq, Muchsin dan Kak Emma. Mereka juga tidak datang pada panggilan pertama.
"Kita berharap beliau bisa hadir untuk biasa memberikan keterangan yang sebenar-benarnya apa yang dialami, dilakukan sehingga akan terang. Jadi publik tidak mereka-reka ini apa sih kejadian sebenarnya," jelasnya.
Ia menambahkan, dalam pemeriksaan tersebut, para saksi bisa membuktikan jika hal itu tidak benar. "Kalau ada, terbukti juga bisa dibuktikan. Oleh sebab itu akan kita panggil kembali," sambungnya.
Jika mereka tidak hadir lagi di pemanggilan yang kedua, polisi akan melakukan upaya paksa.
"Kemarin ada alasannya (kenapa tidak hadir), kita panggil sekali lagi. Kalau tidak hadir ya bisa kita jemput paksa," ucap Iriawan.
Seperti diketahui, percakapan berkonten pornografi via WhatsApp yang disebut-sebut antara Habib Rizieq dan Firza tersebar di media sosial. Dalam percakapan tersebut juga ada foto wanita telanjang yang disebut-sebut Firza Husein. Sejauh ini polisi belum menetapkan siapa tersangkanya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar