Minggu, 23 April 2017

Arus Lalin Menuju Pintu Masuk Pantai Parangtritis Macet Parah

Bantul - Kemacetan panjang terjadi di Jalan Parangtritis mulai KM 22 sampai pintu masuk Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Induk Parangtritis, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul. Ratusan kendaraan menumpuk di atas Jembatan Kretek (Sungai Opak). 

Pantauan detikcom, mulai pukul 16.30 WIB hingga 17.30 WIB, antrean kendaraan menuju kawasan wisata Pantai Parangtritis masih macet. Kemacetan terjadi sepanjang sekitar 2,5 km. Sedangkan di arah sebaliknya lancar. 

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul, Aris Suharyanta menyatakan penumpukan kendaraan di atas Jembatan Kretek berpotensi bahaya. 

"Iya betul (bisa bahaya)," ujar Aris, Minggu (23/4/2017).

Penyebab kemacetan ini, kata Aris, karena penumpukan kendaraan di depan pintu masuk Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Induk Parangtritis. Karena proses penarikan retribusi membutuhkan waktu lama, terjadilah penumpukan kendaraan. 

Aris mengakui setiap musim libur panjang, kerap terjadi antrean panjang sampai terjadi penumpukan kendaraan persis di atas Jembatan Kretek. Untuk itu Aris berjanji bakal berkoordinasi dengan Dinas Pariwisata (Dispar) Bantul untuk menata ulang TPR Induk Parangtritis. 

"Secepatnya kami akan berkomunikasi dengan Kepala Dispar," ungkapnya.

Di antara solusi yang ditawarkan Aris seperti penambahan petugas TPR Induk Parangtritis, atau TPR tersebut dipindah lebih ke selatan agar jauh dari Jembatan Kretek. 

Dengan adanya penambahan petugas paling tidak bisa mempercepat alur penarikan retribusi. Kalaupun terjadi penumpukan kendaraan jika TPR sudah dipindah ke selatan jaraknya sudah jauh dari jembatan.

"Ke depan agar tidak terjadi lagi saat libur panjang," harap dia. 

Sembari menunggu jadwal formal pertemuan antara Dishub dengan Dispar, Aris mengatakan akan secepatnya menghubungi Kepala Dispar agar persoalan penumpukan kendaraan di depan TPR Induk Parangtritis dicarikan solusi sementara. 

"Nanti malam saya akan koordinasi dengan Kepala Dispar," janjinya.

Selain di Jalan Parangtritis, penumpukan kendaraan juga terjadi di Jalan Imogiri Timur dan Jalan Imogiri-Dlingo. Penumpukan kendaraan terjadi karena banyaknya kendaraan wisatawan menuju arah Mengunan, Kecamatan Dlingo. Apalagi memang di Dlingo banyak objek wisata baru. 

"Tapi sekarang sudah berhasil diurai petugas kami," tutup Aris. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar