Selasa, 25 April 2017

Jumlah Tempat Sampah di Kalijodo Masih Kurang

Jakarta - Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Kalijodo kini menjadi tempat yang tak pernah sepi dikunjungi warga. Baik hari kerja maupun hari libur, lokasi ini tetap didatangi warga dari beragam usia dan kalangan.

Pantauan di lokasi, pada Selasa (25/4/2017) sore, warga datang menggunakan motor dan mobil mereka. Bahkan tak sedikit yang datang dengan berjalan kaki.

RPTRA Kalijodo terhitung sebagai lokasi yang bersih. Ada dua shift bagi pasukan oranye yang menjaga kebersihan di sini.

"Ada dua tim yang tugas di sini. Tim pagi dan tim sore. Tim pagi ada 7 orang. Kalau sore ada 6 orang," kata petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Agus Salim (33) di lokasi, Jalan Kepanduan II, Penjaringan, Jakarta Utara.

Agus bertugas sebagai komandan regu yang bertugas pada shift sore. Dia mengatakan, pasukan oranye akan memulai kerjanya dari kamar mandi yang ada di aula RPTRA Kalijodo. Kemudian kegiatan bersih-bersih dilanjutkan ke bagian luar.

Dia mengatakan, untuk menjaga kebersihan, petugas fokus pada tiga lokasi. Hal ini diterapkan pada hari biasa maupun hari libur.

"Biasanya kita fokus di aula sini yang banyak pengunjung. Terus di tempat skateboard sama tempat makan. Di tiga titik itu aja yang rame," ujarnya.


Kalijodo saat ramai dikunjungi wargaKalijodo saat ramai dikunjungi warga Foto: Firdaus Anwar / detikHealth



Kurang Tempat Sampah



Terjaganya kebersihan tentu tidak dapat menggantungkan pada para pasukan oranye semata. Warga yang berkunjung dapat ikut berkontribusi menjaga kebersihan RPTRA dengan menempatkan tempat sampah di banyak titik.

Agus mengakui, saat ini jumlah tong sampah masih kurang banyak. Hal ini dibutuhkan terutama jika jumlah pengunjung tengah ramai-ramainya di lokasi ini.

"Tong sampah kurang banyak. Kemudian kalau lagi ada acara nggak memadai. Sampai luber, sampai berantakan. Tapi kita kontrol terus kalau lagi ada banyak acara. Kita inginnya ditambah lagi tempat sampahnya. Kalau bisa juga yang lebih besar lagi tempat sampahnya," tutur dia.

Agus mengatakan, petugas PPSU mendapatkan jatah kerja sehari kerja, sehari libur. Dia sendiri bersama timnya sempat bekerja saat libur panjang kemarin. Saat itu, dia mengatakan sempat membuang sampah sebanyak 7 kali bolak-balik. Padahal, pada hari biasanya, hanya membuang sampah sebanyak 3 kali saja.

"Kemarin saya masuk hari Minggu (23/4). Kondisinya ramai banget. Pokoknya kalau Sabtu-Minggu memang rame kondisinya. Kalau yang kemarin Minggu ada hampir 2.000 orang yang datang. Sampai penuh parkiran di pinggir jalan," ceritanya.

Dia mengatakan, hal itu disebabkan adanya kegiatan bazar yang menjual makanan, minuman, pakaian dan barang lainnya. Untuk men

"Kita yang penting kalau lagi pengunjung banyak fokus sama aula ini. Karena di sini titik paling banyak orang. Sama kaya di tempat orang jualan juga. Di tempat parkiran kita fokuskan juga. Kita sisir daerah situ juga. Sampah lebih banyak, tidak seperti biasa. Kita jadi lebih kerja keras," ujar Agus.

Hal serupa dikatakan oleh salah seorang pedagang bernama Ade Komarudin (33). Dia mengatakan, saat ini jumlah tempat sampah yang ada masih kurang untuk menampung sampah buangan para pengunjung.

"Kondisi tempat sampah cukup. Tapi kalau lagi ramai kurang jumlahnya. Karena sampahnya berantakan sampai mana-mana," ucap Ade di lokasi yang sama.

Ade mengatakan, para pedagang sendiri bertanggung jawab atas sampah dagangannya meskipun ada iuran seikhlasnya bagi setiap pedagang. Dia sendiri teringat ucapan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama saat meresmikan RTH/RPTRA Kalijodo pada Februari lalu.

"Di sini soal kebersihan jadi tanggung jawab pedagang sendiri. Kan kaya kata Pak Ahok. Waktu dia resmiin dia bilang, pedagang boleh jualan. Asal tetap jaga kebersihan sama merawat tempat," katanya.

RPTRA Kalijodo sempat tercemar sampah pada Senin (24/4) lalu. Hal ini disebabkan oleh membludaknya pengunjung yang datang. Sementara itu, kondisi tempat sampah sudah penuh oleh buangan pengunjung. Meski demikian, kondisi Kalijodo kembali bersih pada Selasa ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar