Minggu, 23 April 2017

Kodam: Mortir yang Meledak di Maros Sulsel, Sisa Zaman Dulu

Makassar - Darmawan (16) terluka setelah benda disinyalir mortir meledak dan mengenainya. Kodam XIV Hasanuddin menduga mortir yang meledak itu merupakan sisa-sisa peninggalan zaman perang kemerdekaan.

"Masih taraf penyelidikan, kemungkinan itu mortir jaman dulu karena tertanam di tanah. Jadi saat itu, dia tiba-tiba tanpa sadar mengenai benda yang disinyalir mortir itu," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XIV Hasanuddin Kolonel Infantri Alamsyah saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (23/4/2017).

Menurutnya, lokasi Darmawan terkena ledakan di Dusun Balocci, Desa Benteng Gajah, Kecamatan Tompobulu, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, itu merupakan daerah bekas perang kemerdekaan dan belum disterilkan.

"Di sana dulunya memang tempat mortir zaman dulu yang belum disterilkan. Kemungkinan masih banyak tertanam di sekitar kebun-kebun itu," tambahnya

"Jadi bukan mortir baru atau yang digunakan untuk latihan, kemungkinan sisa zaman dulu karena sudah tertanam," pungkasnya.

Sebelumnya, Darmawan yang tengah mengembala sapi di daerah semak-semak tiba-tiba terkena ledakan mortir. Akibatnya tangan dan kaki remaja itu mengalami luka.

"Korban saat ini masih dirawat di RSUD Salewangang Maros. Dia luka di sekitar betis, tangan kanan, jidat dan selangkangan dari serpihan ledakan," kata Dicky saat dikonfirmasi. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar