Medan - AF terpaksa harus berurusan dengan pihak keamanan Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, pria berusia 40 tahun itu masuk ke pesawat tanpa menggunakan boarding pass.
"Dia dijumpai di pesawat Lion Air tujuan Jakarta. Kemudian berhasil dikeluarkan," kata General Manager Angkasa Pura II Cabang Bandara Kualanamu, Arif Darmawan kepada detikcom, Selasa (6/6/2017).
Kejadian tersebut terjadi pada Minggu (4/6). Setelah mengelabui petugas, dia kemudian berhasil masuk ke pesawat setelah memanfaatkan keramaian di Bandara Kualanamu.
"Yang pasti dia memang memanfaatkan keramaian untuk masuk ke dalam, desak-desakan. Pas dicek, dia nggak punya boarding pass," ujar Arif.
Terkait peristiwa ini, petugas di Bandara Kualanamu menyerahkan AF kepada pihak kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Ke depan kita memperketat pengamanan," kata Arif.
Selasa, 06 Juni 2017
Mensos Minta Orang Tua Awasi Aktivitas Anak di Medsos
Jakarta - Menteri Sosial, Khofifah Indar Parawansa mengimbau orang tua ketat mengawasi anak saat menggunakan media sosial. Pengawasan menurutnya bisa dilakukan dengan cara sederhana.
"Jangan di-share sebelum disaring. Jangan sembarang share, itu simpel sekali. Kalau itu sering disampaikan oleh para orang tua ke anak-anak mereka, saya rasa akan terbangun kehati-hatian karena pasti akan masuk top of mind anak-anak 'mama saya pesan jangan buru-buru share sebelum disaring'," kata Khofifah kepada wartawan, Selasa (6/6/2017).
Khofifah juga meminta orang tua secara terus menerus mengingatkan anaknya menggunakan aplikasi sosial media dengan arif dan bijaksana. Terutama terhadap anak remaja yang dinilai belum mampu mengetahui dampak dari tautan yang dibagikan di media sosial.
"Saya khawatir dunia anak-anak ini memang mereka belum mengetahui implikasi dari apa yang ditulis. Bahkan misal tulisannya repost, dia nggak ngerti implikasinya. Nah yang dewasa kan harapannya yang lebih ngerti, maka harusnya lebih arif lebih bijak dan lebih cerdas," ujarnya.
Khofifah menyadari tidak semua orang tua punya waktu untuk melakukan pengawasan. Apalagi mengawasi seluruh interaksi media sosial yang dilakukan oleh anak-anaknya.
"Misalnya saya, saya minta untuk cek apa yang diposting oleh anak-anak saya terutama di Facebook dan interaksi mereka di Twitter, karena saya nggak cukup punya waktu melakukan pengawasan itu," kata Khofifah.
Dengan begitu, Khofifah berharap sesama pengguna media sosial menjadi bersahabat. Tidak ada yang saling menyebarkan kebencian.
"Kehidupan berbangsa harus dibangun ada muncul understanding trust dan respect, itu akan muncul saling memahami satu sama lain," kata Khofifah.
"Jangan di-share sebelum disaring. Jangan sembarang share, itu simpel sekali. Kalau itu sering disampaikan oleh para orang tua ke anak-anak mereka, saya rasa akan terbangun kehati-hatian karena pasti akan masuk top of mind anak-anak 'mama saya pesan jangan buru-buru share sebelum disaring'," kata Khofifah kepada wartawan, Selasa (6/6/2017).
Khofifah juga meminta orang tua secara terus menerus mengingatkan anaknya menggunakan aplikasi sosial media dengan arif dan bijaksana. Terutama terhadap anak remaja yang dinilai belum mampu mengetahui dampak dari tautan yang dibagikan di media sosial.
"Saya khawatir dunia anak-anak ini memang mereka belum mengetahui implikasi dari apa yang ditulis. Bahkan misal tulisannya repost, dia nggak ngerti implikasinya. Nah yang dewasa kan harapannya yang lebih ngerti, maka harusnya lebih arif lebih bijak dan lebih cerdas," ujarnya.
Khofifah menyadari tidak semua orang tua punya waktu untuk melakukan pengawasan. Apalagi mengawasi seluruh interaksi media sosial yang dilakukan oleh anak-anaknya.
"Misalnya saya, saya minta untuk cek apa yang diposting oleh anak-anak saya terutama di Facebook dan interaksi mereka di Twitter, karena saya nggak cukup punya waktu melakukan pengawasan itu," kata Khofifah.
Dengan begitu, Khofifah berharap sesama pengguna media sosial menjadi bersahabat. Tidak ada yang saling menyebarkan kebencian.
"Kehidupan berbangsa harus dibangun ada muncul understanding trust dan respect, itu akan muncul saling memahami satu sama lain," kata Khofifah.
PAN: Ketum yang Pertimbangkan Opsi Kirim Wakil di Pansus Angket KPK
Jakarta - PAN saat ini masih belum memutuskan mengirim perwakilan ke pansus hak angket KPK. Keputusan mengirim atau tidaknya perwakilan,itu tergantung pertimbangan sang ketum, Zulkifli Hasan.
"Pak Zul akan menyampaikan pertimbangan dan pikir-pikir. Kita ikutin ketum saja, kita ini kan ada pengkajian-pengkajian mengenai hal itu. Tapi sepanjang untuk memperkuat, kita dukung," ujar Waketum PAN Taufik Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (6/6/2017).
Wakil ketua DPR ini belum tahu apakah PAN akan mengawal di internal Pansus atau tidak. Namun Taufik mengatakan, tanpa pelibatan PAN, Pansus pun akan tetap berjalan.
"Tergantung bagaimana dinamikanya ya, kan nanti di internal Pansus akan berkembang. Tanpa ada PAN kan itu Pansus tetap jalan, sepanjang itu memperkuat KPK kita akan dukung ya," jelasnya.
Taufik membantah jika nantinya PAN mengirim wakil ke Pansus hak angket KPK, itu lalu dikaitkan dengan Amien Rais. Seperti diketahui, nama Amien Rais masuk dalam dakwaan kasus korupsi alat kesehatan dengan terdakwa Siti Fadilah Supari.
"No, no, itu jauh dari itu tapi. Yang pasti jauh sebelum dinamika-dinamika saat ini. PAN ada semacam pendalaman pengkajian," tandas Taufik.
(dkp/elz)
"Pak Zul akan menyampaikan pertimbangan dan pikir-pikir. Kita ikutin ketum saja, kita ini kan ada pengkajian-pengkajian mengenai hal itu. Tapi sepanjang untuk memperkuat, kita dukung," ujar Waketum PAN Taufik Kurniawan saat dikonfirmasi, Selasa (6/6/2017).
Wakil ketua DPR ini belum tahu apakah PAN akan mengawal di internal Pansus atau tidak. Namun Taufik mengatakan, tanpa pelibatan PAN, Pansus pun akan tetap berjalan.
"Tergantung bagaimana dinamikanya ya, kan nanti di internal Pansus akan berkembang. Tanpa ada PAN kan itu Pansus tetap jalan, sepanjang itu memperkuat KPK kita akan dukung ya," jelasnya.
Taufik membantah jika nantinya PAN mengirim wakil ke Pansus hak angket KPK, itu lalu dikaitkan dengan Amien Rais. Seperti diketahui, nama Amien Rais masuk dalam dakwaan kasus korupsi alat kesehatan dengan terdakwa Siti Fadilah Supari.
"No, no, itu jauh dari itu tapi. Yang pasti jauh sebelum dinamika-dinamika saat ini. PAN ada semacam pendalaman pengkajian," tandas Taufik.
(dkp/elz)
Pimpinan DPR: 8 Fraksi Sudah Kirim Wakil Pansus Angket KPK
Jakarta - DPR akan menggelar rapat menetapkan pimpinan panitia khusus (Pansus) hak angket KPK. Wakil ketua DPR Fahri Hamzah mengatakan, sudah ada 8 dari total 10 fraksi yang mengirim perwakilannya.
Fraksi PAN, kata Fahri, akan mengirim nama wakilnya pada Rabu (7/6). Dengan masuknya PAN, kata Fahri, maka hanya tinggal 2 fraksi yang belum mengirimkan anggotanya.
"Besok itu anggota yang sudah masuk ke dalam daftar, kebetulan PAN juga masuk, jadi ini semua tinggal yang belum tinggal Demokrat dengan PKS saja," ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/6/2017).
Rapat penetapan pansus hak angket KPK itu akan dipimpin oleh wakil ketua DPR Fadli Zon. Fahri mengatakan, Fraksi PDIP dan Fraksi Partai Golkar berpeluang besar menjadi pimpinan Pansus hak angket KPK.
"Besok itu tinggal pemilihan ketua Ketuanya itu dari partai-partai besar PDIP Golkar Gerindra dan yang lain-lain itu kemungkinan itu akan mengusulkan calon untuk pimpinan," ucap Fahri.
Fahri menjelaskan, Badan Legislasi (Baleg) DPR sudah mengkaji syarat pembentukan Pansus hak angket KPK. Syarat tersebut disebut Fahri sudah terpenuhi.
"Ya semua terpenuhi itu adalah hak. Kalau tidak menggunakan hak tidak apa-apa tapi apa namanya Pansus nya harus jalan, tidak mungkin Pansus tidak jalan karena ada yang tidak hadir ya kan? Yang tidak hadir itu yang dipersoalkan sebetulnya karena ini kan kewajiban menurut undang-undang," tutur Fahri.
Fraksi PAN, kata Fahri, akan mengirim nama wakilnya pada Rabu (7/6). Dengan masuknya PAN, kata Fahri, maka hanya tinggal 2 fraksi yang belum mengirimkan anggotanya.
"Besok itu anggota yang sudah masuk ke dalam daftar, kebetulan PAN juga masuk, jadi ini semua tinggal yang belum tinggal Demokrat dengan PKS saja," ujar Fahri di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (6/6/2017).
Rapat penetapan pansus hak angket KPK itu akan dipimpin oleh wakil ketua DPR Fadli Zon. Fahri mengatakan, Fraksi PDIP dan Fraksi Partai Golkar berpeluang besar menjadi pimpinan Pansus hak angket KPK.
"Besok itu tinggal pemilihan ketua Ketuanya itu dari partai-partai besar PDIP Golkar Gerindra dan yang lain-lain itu kemungkinan itu akan mengusulkan calon untuk pimpinan," ucap Fahri.
Fahri menjelaskan, Badan Legislasi (Baleg) DPR sudah mengkaji syarat pembentukan Pansus hak angket KPK. Syarat tersebut disebut Fahri sudah terpenuhi.
"Ya semua terpenuhi itu adalah hak. Kalau tidak menggunakan hak tidak apa-apa tapi apa namanya Pansus nya harus jalan, tidak mungkin Pansus tidak jalan karena ada yang tidak hadir ya kan? Yang tidak hadir itu yang dipersoalkan sebetulnya karena ini kan kewajiban menurut undang-undang," tutur Fahri.
Kemenhub Usut Pria Tak Bertiket yang Nyelinap ke Pesawat Lion Air
Jakarta - Direktorat Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan menurunkan tim dari Direktorat Keamanan Penerbangan ke Bandara Kualanamu, Deli Serdang , Medan. Tim Direktorat Keamanan Penerbangan itu ditugaskan mengusut masuknya AF (40) pria tak bertiket ke dalam pesawat Lion Air.
"Kami hari ini telah mengirimkan tim inspektur Direktorat keamanan penerbangan untuk melihat titik lemah keamanan dan bagaimana oknum tersebut bisa masuk terminal bandara dan pesawat. Juga akan diinvestigasi apakah ada kelalaian personal di lapangan atau tidak," ujar Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melalui keterangan yang diterima detikcom, Selasa (6/6/2017).
Agus mengatakan tim tersebut akan melakukan investigasi ke operator bandar udara, maskapai penerbangan dan juga pelaku. Dia menyayangkan masuknya AF ke bandara yang seharusnya dijaga ketat.
Menurutnya, keamanan penerbangan juga berpengaruh pada keselamatan penerbangan dan kenyamanan penumpang. Untuk itu, keamanan penerbangan harus selalu dijaga dan ditingkatkan.
Agus mengaku tidak segan memberikan sanksi kepada personel di lapangan jika dari hasil investigasi terbukti melakukan kesalahan. Baik itu dari pihak pengelola bandara maupun maskapai penerbangan.
"Setiap personil penerbangan sudah tersertifikasi sesuai kompetensi masing-masing. Mereka harus menjalankan tugasnya sesuai SOP. Jika dilanggar maka akan dikenakan sanksi," tegas Agus.
Sebelumnya diberitakan, pria berinisial AF (40) yang tidak memiliki boarding pass, menyelinap masuk ke dalam pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 384 tujuan Jakarta. AF menyelinap masuk ke pesawat di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Minggu (4/6) lali.
Dari informasi sementara, warga Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan itu berhasil melewati pemeriksaan di Security Chekpoint (SCP) dengan cara menyelinap saat penumpang lainnya menggunakan boarding pass untuk melewati pintu barcode. AF kemudian diserahkan ke pihak keamanan bandara Kualanamu untuk diperiksa.
Dari situ, AF diserahkan ke Polsek Beringin untuk dimintai keterangan. Dari keterangan keluarga AF diketahui menderita gangguan jiwa.
"Kami hari ini telah mengirimkan tim inspektur Direktorat keamanan penerbangan untuk melihat titik lemah keamanan dan bagaimana oknum tersebut bisa masuk terminal bandara dan pesawat. Juga akan diinvestigasi apakah ada kelalaian personal di lapangan atau tidak," ujar Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso melalui keterangan yang diterima detikcom, Selasa (6/6/2017).
Agus mengatakan tim tersebut akan melakukan investigasi ke operator bandar udara, maskapai penerbangan dan juga pelaku. Dia menyayangkan masuknya AF ke bandara yang seharusnya dijaga ketat.
Menurutnya, keamanan penerbangan juga berpengaruh pada keselamatan penerbangan dan kenyamanan penumpang. Untuk itu, keamanan penerbangan harus selalu dijaga dan ditingkatkan.
Agus mengaku tidak segan memberikan sanksi kepada personel di lapangan jika dari hasil investigasi terbukti melakukan kesalahan. Baik itu dari pihak pengelola bandara maupun maskapai penerbangan.
"Setiap personil penerbangan sudah tersertifikasi sesuai kompetensi masing-masing. Mereka harus menjalankan tugasnya sesuai SOP. Jika dilanggar maka akan dikenakan sanksi," tegas Agus.
Sebelumnya diberitakan, pria berinisial AF (40) yang tidak memiliki boarding pass, menyelinap masuk ke dalam pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 384 tujuan Jakarta. AF menyelinap masuk ke pesawat di Bandara Internasional Kualanamu (KNIA), Minggu (4/6) lali.
Dari informasi sementara, warga Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan itu berhasil melewati pemeriksaan di Security Chekpoint (SCP) dengan cara menyelinap saat penumpang lainnya menggunakan boarding pass untuk melewati pintu barcode. AF kemudian diserahkan ke pihak keamanan bandara Kualanamu untuk diperiksa.
Dari situ, AF diserahkan ke Polsek Beringin untuk dimintai keterangan. Dari keterangan keluarga AF diketahui menderita gangguan jiwa.
Tiga Pelaku Spesialis Pencurian Rumah Kosong Ditangkap
Kediri - Tiga pelaku pencurian spesialis rumah kosong di 16 TKP Kediri, Blitar dan Trenggalek, diamankan Satgas 3 Cepu Satreskrim Polres Kediri. Dua dari tiga tersangka akhirnya dilumpuhkan dengan timah panas di kaki karena berupaya melawan petugas saat diamankan.
Mereka yakni Kolik (40) warga Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Moch Suhendra (36) warga Desa Gedang Sewu, Kecamatan Pare dan Samsul Huda (40) warga Desa Sekoto, Kecamatan Badas.
Kapolres Kediri AKBP Sumaryono mengungkapkan penangkapan itu tindak lanjut dari tiga laporan pencurian yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Tim Satgas 3 Cepu Satreskrim Polres Kediri melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku utama aksi pencurian tersebut.
"Tim buser berhasil mengamankan ketiga pelaku pencurian. Dalam melakukan aksinya para pelaku mencari sasaran rumah kosong yang ditinggal oleh para pemiliknya," kata kapolres kepada wartawan di kantornya, Selasa (6/6/2017).
Dalam melakukan aksinya, Kolik mengaku mengajak kedua temannya Suhendra dan Huda. Dengan tugas mengantar ke lokasi TKP dan mengawasi keadaan sasaran.
Dari penangkapan ketiga tersangka, polisi mengamankan barang bukti hasil kejahatan. Di antaranya satu buah sepeda motor, dua buah linggis dan satu buah sebagai alat kejahatan. Selain itu juga diamankan uang hasil pencurian, belasan perhiasan emas, laptop, ponsel dan belasan jam tangan.
Sementara Kasatreskrim Polres Kediri atas perbuatannya, ketiga tersangka kini mendekam di Polres Kediri. Ketiganya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman pidana penjara selama 8 tahun. "Mereka kita ancam hukuman seumur hidup kurungan penjara," tambah Aldy.
Mereka yakni Kolik (40) warga Desa Pepelegi, Kecamatan Waru, Sidoarjo, Moch Suhendra (36) warga Desa Gedang Sewu, Kecamatan Pare dan Samsul Huda (40) warga Desa Sekoto, Kecamatan Badas.
Kapolres Kediri AKBP Sumaryono mengungkapkan penangkapan itu tindak lanjut dari tiga laporan pencurian yang terjadi di wilayah Kabupaten Kediri. Tim Satgas 3 Cepu Satreskrim Polres Kediri melakukan serangkaian penyelidikan dan berhasil mengidentifikasi pelaku utama aksi pencurian tersebut.
"Tim buser berhasil mengamankan ketiga pelaku pencurian. Dalam melakukan aksinya para pelaku mencari sasaran rumah kosong yang ditinggal oleh para pemiliknya," kata kapolres kepada wartawan di kantornya, Selasa (6/6/2017).
Dalam melakukan aksinya, Kolik mengaku mengajak kedua temannya Suhendra dan Huda. Dengan tugas mengantar ke lokasi TKP dan mengawasi keadaan sasaran.
Dari penangkapan ketiga tersangka, polisi mengamankan barang bukti hasil kejahatan. Di antaranya satu buah sepeda motor, dua buah linggis dan satu buah sebagai alat kejahatan. Selain itu juga diamankan uang hasil pencurian, belasan perhiasan emas, laptop, ponsel dan belasan jam tangan.
Sementara Kasatreskrim Polres Kediri atas perbuatannya, ketiga tersangka kini mendekam di Polres Kediri. Ketiganya dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman pidana penjara selama 8 tahun. "Mereka kita ancam hukuman seumur hidup kurungan penjara," tambah Aldy.
Polisi Simulasikan Pengamanan Penyambutan Massa Rizieq di Bandara
Jakarta - Imam besar FPI Habib Rizieq Syihab ingin disambut ribuan umat saat kepulangannya ke tanah air dari Arab Saudi. Pihak Kepolisian Daerah Metro Jaya mengantisipasi hal tersebut dengan menyiapkan pengamanan ketat.
"Sudah kita lakukan (antisiapasi massa), sudah kita simulasikan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan kepada wartawan di Cikarang, Bekasi, Selasa (6/6/2017).
Iriawan mengimbau tidak ada pengerahan massa ke bandara saat Rizieq tiba. Meski begitu, pihaknya telah menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi pengerahan massa.
"Pastilah (ada pengamanan), kalau kita imbau jangan ada pengerahan massa, tapi antisipasi kita lakukan," imbuhnya.
Sementara Kapolda belum bisa memastikan Rizieq tiba di Bandara Soekarno-Hatta atau di Halim Perdanakusuma. Ia juga belum memastikan apakah setibanya Rizieq di bandara akan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya.
"Nanti kita lihat perkembangannya," tuturnya.
"Sudah kita lakukan (antisiapasi massa), sudah kita simulasikan," ujar Kapolda Metro Jaya Irjen Pol M Iriawan kepada wartawan di Cikarang, Bekasi, Selasa (6/6/2017).
Iriawan mengimbau tidak ada pengerahan massa ke bandara saat Rizieq tiba. Meski begitu, pihaknya telah menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi pengerahan massa.
"Pastilah (ada pengamanan), kalau kita imbau jangan ada pengerahan massa, tapi antisipasi kita lakukan," imbuhnya.
Sementara Kapolda belum bisa memastikan Rizieq tiba di Bandara Soekarno-Hatta atau di Halim Perdanakusuma. Ia juga belum memastikan apakah setibanya Rizieq di bandara akan langsung dibawa ke Polda Metro Jaya.
"Nanti kita lihat perkembangannya," tuturnya.
Langganan:
Postingan (Atom)






